?max-results="+numposts5+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=recentarticles1\"><\/script>");

Tuesday, November 29, 2011

Tarif City Tours

  • BOROBUDUR CITY TOUR (10 Jam)                   hanya Rp. 500.000
           Mengunjungi Borobudur, Kaliurang, Kraton, Malioboro
·    
Candi Borobudur
Candi Borobudur adalah candi Buddha terbesar di abad ke-9 yang berukuran 123 x 123 meter dan dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram kuno, keturunan Wangsa Syailendra. Berdasarkan prasasti Kayumwungan, terungkap bahwa Borobudur adalah sebuah tempat ibadah yang selesai dibangun 26 Mei 824, hampir seratus tahun sejak awal dibangun. Nama Borobudur itu konon artinya adalah sebuah gunung yang berteras-teras (budhara), tapi ada juga yang mengatakan kalau Borobudur berarti biara yang terletak di tempat tinggi. Candi ini memiliki 1460 relief dan 504 stupa Buddha di kompleksnya.
Bangunan candi Borobudur terdiri dari 10 tingkat punden berundak. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Ini sesuai dengan mahzab Buddha Mahayana, di mana setiap orang yang ingin mencapai tingkat kesempurnaan sebagai Buddha, mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut. Setiap tingkatan memiliki relief-relief indah yang akan terbaca secara runtut bila kamu berjalan searah jarum jam (arah kiri dari pintu masuk candi).
Warga di desa-desa sekitar seperti Karanganyar dan Wanurejo, biasa membuat kerajinan atau souvenir sebagai cinderamata. Kalau ingin lihat panorama candi Borobudur dengan jelas, pergi aja ke puncak Watu Kendil yang tak jauh dari situ.
Fasilitas Objek Wisata Candi Borobudur
Pada area lahan candi Borobudur terdapat sejumlah objek menarik untuk dikunjungi seperti atraksi binatang dan Museum, seperti Museum Karmawibangga dan Museum Samuderaraksa. Sebagai tujuan wisata kelas dunia, komplek Candi Borobudur menyediakan fasilitas yang cukup lengkap, seperti parkir bis, hotel, restoran, toko Souvenir, mushola, toilet, pusat informasi & telekomunikasi. Untuk mempelajari sejarah lebih dalam, ada baiknya menggunakan jasa touris guide  / pemandu wisata yang akan menjelaskan sisi sejarah dan makna arsitektur setiap sudut menarik di dalam komplek candi.
Lokasi : Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang.
Tiket masuk : wisatawan lokal Rp. 9.000,- wisatawan asing Rp. 100.000,-
Parkir : motor Rp. 2.000,- mobil Rp. 5.000,-
Waktu berkunjung : setiap hari, mulai pukul 08.00 – 17.00

TIPS: Jangan sampe lupa bawa kamera foto, atau handycam buat mengabadikan momen cantik di tempat ini. Sebaiknya jam berkunjung di pagi atau sore hari karena panas matahari sangat menyengat di siang hari, mengingat jauhnya perjalanan dari pintu masuk menuju candi Borobudur




 Kraton Yogyakarta adalah obyek utama di Kota Yogyakarta. Bangunan Bersejarah yang merupakan istana dan tempat tinggal dari Sultan Hamengku Buwana dan keluarganya ini berdiri sejak tahun 1756. Kraton Yogyakarta dengan segala adat istiadat dan budayanya menjadi ruh kehidupan masyarakat Yogyakarta. Kraton Yogyakarta juga menjadi obyek wisata utama di Kota Yogyakarta baik dari sisi peninggalan bangunannya maupun adat istiadat yang ada di dalamnya. Di Kraton Yogyakarta di samping dapat dinikmati keindahan masa lalu melalui arsitektur bangunannya, dapat juga dinikmati kesenian tradisional yang disajikan setiap harinya di Bangsal Manganti. Saat ini Kraton Yogyakarta ditempati oleh keluarga Sultan Hamengku Buwana X yang menjadi raja sekaligus gubernur di Yogyakarta.


Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca Perjanjian Giyanti di tahun 1755. Lokasi keraton ini konon adalah bekas sebuah pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini digunakan untuk istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di Imogiri. Versi lain menyebutkan lokasi keraton merupakan sebuah mata air, Umbul Pacethokan, yang ada di tengah hutan Beringan. Sebelum menempati Keraton Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.


Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti yaitu Siti Hinggil Ler (Balairung Utara), Kamandhungan Ler (Kamandhungan Utara), Sri Manganti, Kedhaton, Kamagangan, Kamandhungan Kidul (Kamandhungan Selatan), dan Siti Hinggil Kidul (Balairung Selatan). Selain itu Keraton Yogyakarta memiliki berbagai warisan budaya baik yang berbentuk upacara maupun benda-benda kuno dan bersejarah. Di sisi lain, Keraton Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi Keraton Yogyakarta.


Buka : Senin – Minggu 08.00-14.00
Jum’at 08.00-12.00

Wisata Kaliurang

Buat kamu yang pingin mencari tempat yang sejuk, dingin dan tenang, objek wisata Kaliurang lah tempatnya. Di kawasan wisata di lereng selatan Gunung Merapi ini, kamu bisa jalan-jalan sambil mengitari ratusan penginan yang bertebaran di sana. Gardu pandang juga ada. Di sana kamu bisa menatap indahnya lereng Merapi dan Kali Boyong di bawahnya.
Kamu juga bisa bersantai di Taman Rekreasi Kaliurang. Sekitar 300 meter ke arah timur laut dari taman rekreasi ada Taman Wisata Plawangan Turgo. Di kawasan taman wisata ini ada kolam renang Tlogo Putri yang airnya berasal dari mata air di lereng Bukit Plawangan, dan juga terdapat air terjun Tlogo Muncar. Hutan Wisata di Kaliurang bisa juga dipakai untuk kegiatan outbound bagi anak-anak dan komunitas tertentu sebagai sarana pendidikan berorientasi alam.
Kalau ingin menikmati pemandangan di kawasan Kaliurang, kamu bisa berkeliling naik kereta kelinci yang dikenal dengan istilah sepoer. Kendaraan satu ini biasa mangkal di depan taman wisata yang dipenuhi sama kios-kios penjaja makanan. Jalur yang dilaluinya mengitari kawasan wisata Kaliurang dari timur ke barat. Untuk sekali naik, tarifnya Rp. 3.000,- per orang jika yang naik minimal tujuh orang. Atau paket Rp. 20.000,- kamu bisa puter-puter sepuasnya.

Penginapan Murah di Pegunungan Kaliurang

Untuk mencari villa di Kaliurang atau homestay dengan tarif beragam, mulai dari yang 50 ribuan sampai ratusan ribu per malam anda dapat pesan secara online melalui jogjawae.com terutama di akhir pekan karena banyaknya peminat yang ingin menginap di Daerah dingin tersebut dari kalangan wisatawan / mahasiswa. Tersedia pula hotel melati dan Bintang dengan tarif murah yang biasanya dipesan oleh banyak instansi untuk pertemuan rutin mereka. Beberapa penginapan yang bisa anda nikmati, antara lain: Bukit Surya (paling disarankan), Puri Indah Inn (bintang 3), Wisma Sejahtera, Villa Taman Eden (siapkan budget lebih), dan lainnya. Backpacker pun juga dapat menginap dengan menyewa kamar di rumah  warga setempat dengan tarif sangat murah.
Untuk beli oleh-oleh di Kaliurang, anda bisa coba jadah dan tempe bacem, yakni makanan dari ketan dan kelapa yang rasanya gurih yang dipasangkan sama manisnya tempe bacem.


 Kraton Yogyakarta adalah obyek utama di Kota Yogyakarta. Bangunan Bersejarah yang merupakan istana dan tempat tinggal dari Sultan Hamengku Buwana dan keluarganya ini berdiri sejak tahun 1756. Kraton Yogyakarta dengan segala adat istiadat dan budayanya menjadi ruh kehidupan masyarakat Yogyakarta. Kraton Yogyakarta juga menjadi obyek wisata utama di Kota Yogyakarta baik dari sisi peninggalan bangunannya maupun adat istiadat yang ada di dalamnya. Di Kraton Yogyakarta di samping dapat dinikmati keindahan masa lalu melalui arsitektur bangunannya, dapat juga dinikmati kesenian tradisional yang disajikan setiap harinya di Bangsal Manganti. Saat ini Kraton Yogyakarta ditempati oleh keluarga Sultan Hamengku Buwana X yang menjadi raja sekaligus gubernur di Yogyakarta.


Keraton Yogyakarta mulai didirikan oleh Sultan Hamengku Buwono I beberapa bulan pasca Perjanjian Giyanti di tahun 1755. Lokasi keraton ini konon adalah bekas sebuah pesanggarahan yang bernama Garjitawati. Pesanggrahan ini digunakan untuk istirahat iring-iringan jenazah raja-raja Mataram (Kartasura dan Surakarta) yang akan dimakamkan di Imogiri. Versi lain menyebutkan lokasi keraton merupakan sebuah mata air, Umbul Pacethokan, yang ada di tengah hutan Beringan. Sebelum menempati Keraton Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono I berdiam di Pesanggrahan Ambar Ketawang yang sekarang termasuk wilayah Kecamatan Gamping Kabupaten Sleman.


Secara fisik istana para Sultan Yogyakarta memiliki tujuh kompleks inti yaitu Siti Hinggil Ler (Balairung Utara), Kamandhungan Ler (Kamandhungan Utara), Sri Manganti, Kedhaton, Kamagangan, Kamandhungan Kidul (Kamandhungan Selatan), dan Siti Hinggil Kidul (Balairung Selatan). Selain itu Keraton Yogyakarta memiliki berbagai warisan budaya baik yang berbentuk upacara maupun benda-benda kuno dan bersejarah. Di sisi lain, Keraton Yogyakarta juga merupakan suatu lembaga adat lengkap dengan pemangku adatnya. Oleh karenanya tidaklah mengherankan jika nilai-nilai filosofi begitu pula mitologi menyelubungi Keraton Yogyakarta.



Buka : Senin – Minggu 08.00-14.00
Jum’at 08.00-12.00

Jalan Malioboro

Jalan Malioboro adalah nama salah satu jalan dari tiga jalan di Kota Yogyakarta yang membentang dari Tugu Yogyakarta hingga ke perempatan Kantor Pos Yogyakarta. Secara keseluruhan terdiri dari Jalan Pangeran Mangkubumi, Jalan Malioboro dan Jalan Jend. A. Yani. Jalan ini merupakan poros Garis Imajiner Kraton Yogyakarta.
Terdapat beberapa obyek bersejarah di kawasan tiga jalan ini antara lain Tugu Yogyakarta, Stasiun Tugu, Gedung Agung, Pasar Beringharjo, Benteng Vredeburg dan Monumen Serangan Oemoem 1 Maret.
Jalan Malioboro sangat terkenal dengan para pedagang kaki lima yang menjajakan kerajinan khas jogja dan warung-warung lesehan di malam hari yang menjual makanan gudeg khas jogja serta terkenal sebagai tempat berkumpulnya para Seniman-seniman-seniman yang sering mengekpresikan kemampuan mereka seperti bermain musik, melukis, hapening art, pantomim dan lain-lain disepanjang jalan ini.



BOROBUDUR PRAMBANAN TOUR (10 Jam) hanya Rp. 500.000
·         DIENG PLATEAU TOUR (12 Jam) hanya Rp. 800.000
Mengunjungi Dieng-Plateau, Kompleks Candi Hindu, Kawah Sikidang, Telaga Warna
·         BARON KRAKAL KUKUP INDRAYANTI TOUR (10Jam) hanya Rp. 600.000
Mengunjungi Pantai Sundak, Pantai Krakal, Pantai Baron, Pantai Kukup
  • Termasuk: Mobil, Sopir, BBM
  • Mobil: Toyota New Limo (Vios)
  • Harga tidak berlaku untuk musim libur
  • cp. Basuki  087838852831

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete